November 6, 2025
Bayangkan kerangka sebuah pencakar langit, bejana reaktor inti dari sebuah pabrik kimia, atau badan kereta api berkecepatan tinggi. Semuanya membutuhkan bahan yang menggabungkan kekuatan luar biasa dengan ketahanan terhadap korosi. Baja tahan karat memenuhi tuntutan ini, dan di antara variannya, pelat baja tahan karat ASTM A240 304L menonjol sebagai pilihan utama, memainkan peran penting di berbagai industri mulai dari konstruksi hingga transportasi.
Umumnya disebut sebagai baja tahan karat 18-8 karena komposisinya yang terdiri dari 18% kromium dan 8% nikel, pelat baja tahan karat ASTM A240 304L menawarkan ketahanan korosi dan kemampuan kerja yang luar biasa. Penunjukan "L" menunjukkan versi karbon rendahnya, yang meningkatkan kemampuan las dengan mengurangi pengendapan karbida selama proses pengelasan, sehingga meningkatkan ketahanan korosi pada sambungan las.
Standar ASTM A240 menetapkan persyaratan komprehensif untuk pelat, lembaran, dan strip baja tahan karat kromium, kromium-nikel, dan kromium-mangan-nikel. Spesifikasi ini berlaku untuk aplikasi bejana tekan dan penggunaan umum, termasuk aplikasi arsitektur dan estetika, memastikan kualitas dan konsistensi material.
Tingkatan yang setara yang diakui secara internasional meliputi:
Pelat baja tahan karat ASTM A240 304L diproduksi melalui proses cold rolling atau hot rolling. Cold rolling menghasilkan hasil akhir permukaan dan presisi dimensi yang unggul, menjadikannya ideal untuk aplikasi yang membutuhkan kualitas permukaan tinggi. Hot rolling menghasilkan pelat yang lebih tebal dengan kekuatan dan ketangguhan yang lebih besar.
Spesifikasi standar meliputi:
Sifat luar biasa dari pelat baja tahan karat ASTM A240 304L membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi:
| Tipe | Standar | Kekuatan Luluh (MPa) | Kekuatan Tarik (MPa) | Perpanjangan (%) | Kekerasan (HBW) | Kekerasan (HRBW) |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Baja Tahan Karat Austenitik | ASTM(A240M) | ≥170 | ≥485 | ≥40 | ≤201 | ≤92 |
| Elemen | Kandungan (%) |
|---|---|
| Karbon (C) | ≤0.030 |
| Silikon (Si) | ≤0.75 |
| Mangan (Mn) | ≤2.00 |
| Fosfor (P) | ≤0.045 |
| Sulfur (S) | ≤0.030 |
| Nikel (Ni) | 8.0-12.0 |
| Kromium (Cr) | 17.5-19.5 |
| Nitrogen (N) | ≤0.10 |
| Properti | Nilai |
|---|---|
| Kepadatan | 8000 kg/m³ |
| Modulus Elastisitas | 193 GPa |
| Koefisien Ekspansi Termal Rata-Rata | 17.2-18.4 m/m/°C (0-538°C) |
| Konduktivitas Termal | 16.2-21.5 W/m·K |
| Panas Spesifik | 500 J/kg·K |
| Resistivitas Listrik | 720 nΩ·m |
Pelat baja tahan karat ASTM A240 304L sesuai dengan standar internasional termasuk:
Berbagai hasil akhir permukaan tersedia untuk memenuhi persyaratan aplikasi yang berbeda:
Aplikasi tertentu yang menuntut memerlukan peningkatan sifat material. Industri minyak bumi dan gas alam sering menentukan pelat yang memenuhi standar NACE MR0175 untuk ketahanan retak korosi tegangan sulfida. Aplikasi nuklir mungkin memerlukan pengujian korosi intergranular sesuai A262 Practice E. Beberapa sektor mewajibkan pelat bebas merkuri untuk pertimbangan lingkungan dan kesehatan.
Pelat baja tahan karat ASTM A240 304L merupakan solusi material yang andal untuk berbagai aplikasi industri. Kombinasi kekuatan mekanik, ketahanan korosi, dan keserbagunaannya menjadikannya pilihan yang disukai di berbagai sektor, mulai dari industri berat hingga desain arsitektur. Spesifikasi standar material dan ketersediaan global memastikan kinerja yang konsisten untuk aplikasi penting di seluruh dunia.