logo
news

Material Pipa Terbaik untuk Sistem Pemanasan Lantai Radiasi

January 6, 2026

Banyak pemilik rumah telah mengalami frustrasi dengan pipa pemanas yang berisik. Apa yang seharusnya menjadi dengungan lembut dari sirkulasi air seringkali menjadi gangguan yang mengganggu, terutama pada malam yang sunyi. Karena pemanas bawah lantai semakin populer karena kenyamanannya, pilihan antara pipa tembaga dan plastik muncul sebagai keputusan penting yang memengaruhi kinerja dan ketenangan.

Perdebatan Material dalam Pemanas Bawah Lantai

Memilih bahan perpipaan memerlukan pertimbangan cermat terhadap laju aliran, kecepatan, tingkat kebisingan, dan pelepasan panas. Desain awal dari NuHeat merekomendasikan pipa tembaga 35mm untuk sirkuit aliran tinggi dan tembaga 28mm untuk aplikasi aliran rendah, sementara WUNDA tetap tidak spesifik tentang spesifikasi pipa. Hal ini menimbulkan pertanyaan penting: Apakah pipa plastik Hep2O cocok untuk sirkuit balik pemanas bawah lantai?

Dinamika Aliran: Kinerja di Bawah Pengawasan

Desain NuHeat menetapkan laju aliran maksimum 22,8 L/menit, menghasilkan kecepatan 0,46m/s melalui pipa tembaga 35mm (diameter internal 32,6mm). Saat menggunakan pipa Hep2O terbesar (diameter luar 28mm, diameter internal 22,7mm), kecepatannya hampir berlipat ganda menjadi 0,94m/s. Peningkatan signifikan ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi timbulnya kebisingan.

Tata letak "satu-ke-satu" alternatif yang disarankan oleh para ahli mengurangi aliran maksimum menjadi 10,5L/menit, mempertahankan kecepatan pada 0,45m/s. Namun, desain WUNDA dengan aliran 20,3L/menit akan kembali mendekati kecepatan 0,9m/s pada pipa plastik. Oleh karena itu, perhitungan aliran dan kecepatan yang tepat sangat penting untuk mencegah gangguan akustik.

Tembaga vs. Hep2O: Analisis Perbandingan
  • Konduktivitas Termal: Transfer panas tembaga yang unggul berarti lebih banyak kehangatan yang dilepaskan ke struktur sekitarnya. Meskipun ini dapat berkontribusi pada pemanasan ruangan, hal itu mengurangi efisiensi sistem dan meningkatkan konsumsi energi. Pipa plastik menawarkan isolasi yang lebih baik, meminimalkan hilangnya panas.
  • Timbulnya Kebisingan: Kecepatan tinggi tetap menjadi kontributor kebisingan utama. Kekakuan tembaga membuatnya lebih rentan terhadap efek palu air dan resonansi. Fleksibilitas Hep2O membantu menyerap guncangan hidrolik, mengurangi transmisi akustik.
  • Pemasangan: Tembaga membutuhkan pengelasan yang terampil, meningkatkan biaya dan kompleksitas tenaga kerja. Sambungan push-fit Hep2O memungkinkan pemasangan yang lebih cepat dan sederhana.
  • Daya Tahan: Tembaga dapat berkarat seiring waktu, sementara bahan plastik menunjukkan ketahanan korosi dan umur panjang yang sangat baik.
  • Biaya: Pipa tembaga biasanya membawa label harga yang lebih tinggi daripada alternatif plastik, yang berdampak pada biaya sistem secara keseluruhan.
Strategi Peredam Kebisingan untuk Pemanas Bawah Lantai
  • Menerapkan tata letak pipa "satu-ke-satu" yang disederhanakan untuk meminimalkan cabang dan laju aliran
  • Memilih diameter pipa yang sesuai berdasarkan persyaratan aliran
  • Memasang peredam getaran pada penyangga dan sambungan pipa
  • Mempertahankan suhu air yang stabil untuk mencegah suara ekspansi pipa
  • Melakukan perawatan rutin untuk menghilangkan kantong udara dan memeriksa sambungan
Pertimbangan Daya: Menyeimbangkan Kinerja

Perhitungan termal mengungkapkan bahwa aliran 22,8 L/menit dengan selisih suhu 5°C menghasilkan keluaran 8kW. Untuk pompa panas yang diberi nilai 11,2kW, peningkatan aliran atau selisih suhu yang lebih tinggi (7°C) menjadi perlu. Desain WUNDA 20,3L/menit mungkin terbukti berlebihan kecuali hanya memanaskan zona tertentu. Oleh karena itu, desain sistem harus menyeimbangkan persyaratan daya dengan parameter hidrolik.

Membuat Pilihan Optimal

Baik tembaga maupun Hep2O menghadirkan keunggulan yang berbeda. Tembaga unggul dalam transfer panas tetapi dapat menghasilkan lebih banyak kebisingan dan memerlukan pemasangan yang kompleks. Alternatif plastik menawarkan pengoperasian yang lebih tenang, pemasangan yang lebih mudah, dan manfaat biaya. Pilihan akhir harus mencerminkan prioritas individu mengenai akustik, efisiensi, dan anggaran. Terlepas dari pilihan material, desain hidrolik yang tepat tetap menjadi hal yang paling penting untuk menciptakan sistem pemanas bawah lantai yang nyaman dan berkinerja tinggi di mana kehangatan dan keheningan hidup berdampingan secara harmonis.